Entahlah, mungkin metafora-metafora itu terlalu melekat. Mereka
menemaniku hatiku, tunduk pada semesta jiwa. Penyampai pesan, telinga bagi
hati.
Entahlah tentang matahari pagi. ia adalah awal nafasku. Saksi
keberadaanku di sisi cinta.
Entahlah tentang langit dan awan. Mereka adalah cakrawalaku.
Tanpamu aku akan jauh terbang bersama mereka.
Entahlah tentang jiwa. Tapi satu saat kau akan datang dan
disambut sejuta cinta yang tak pernah mati. Hanya untukmu, begitulah amanat
syurga padaku.
maka peganglah tanganku, bawa aku pulang.
maka peganglah tanganku, bawa aku pulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar