Selasa, 13 Agustus 2013

#27

Kepada cinta yang pernah membuatku menyala, yang kini tengah kujaga sisa hangatnya.
Kepada cinta yang pernah mengirim nyawa kedua dan mengambil paksa tiba-tiba.
Kepada cinta yang enggan beranjak dari sarangnya, ia terlalu lelap pada musim berdiam yang panjang.
Kepada cinta yang mungkin telah lebur karena terlalu erat kugenggam.

Kutitipkan pada sang maha..

#26

Pagi ini misteri itu mengetuk lagi di pintuku. Ia membelai air mataku, Seraya berbisik: "tak harus kau tau tentang aku, karena tak akan mati rasamu. Tak harus kau mengerti jika tak mampu, karena luka terlalu perih, rasa terlalu dalam. Menarilah pada irama ganjil kemarau ini yang memberi harmoni baru. Lalu hentakkan inginmu pada doa-doa yang semakin menajam. Pada mata yang basah.
Tak harus kau tau tentang aku, tentang cinta yang entah bila berlabuh."

Ia melambai tangan, pergi tanpa menyentuh sajian teh hangatku.

Senin, 05 Agustus 2013

Cut!! INTERMEZZO..


Hehe, iya. Intermezzo dari kata-kata minimalis “cup of tea stories”. Karena waktu itu saya nyaris bisu. Tapi kali ini saya membawa satu bahasa: “HARU”
Ini tentang paruh pertama pada tahun saya, Febuari sampai Juli.  Saya sangat ingin meninjau kembali dengan rasa syukur.
6 bulan yang penuh warna. Kalau boleh memaknai, warnanya didominasi oleh warna cerah. Ada beberapa yang muram, tapi itu merupakan aksen, menambah cantiknya lukisan besar paruh pertama.
Saya teringat apa yang saya tanam di hati dan pikiran pada awal periode. Sejak dini bersemangat dan menaruh harapan besar di tahun ini. kegembiraan pada hal-hal kecil yang berefek domino dan belum berhenti sampai saat ini. keyakinan yang besar dan keinginan untuk mencapai sesuatu yang lebih besar. Bersemangat yang entah dari mana datangnya.
Maka itulah yang terjadi, banyak hal menyenangkan terjadi. Saya bahkan tak sanggup menyebutkan satu-satu. Kalaupun ada kesedihan, terjungkal, tapi tak membuat saya terjatuh. Saya makin menambah kecepatan berlari, terus dengan keyakinan awal.

Hukum tarik menarik itu benar-benar ada Sebagaimana adanya Tuhan, karena Tuhan pula yang memungkinkan “The Law of Attraction” itu ada, Alloh menjaminnya. "Siapa yang bersyukur maka aku tambah nikmatnya". "Aku bagaimana sangkaan hambaKu". Subhanalloh. Sudah sering terjadi sebenarnya, tapi saya tidak menyadari pola-pola ajaib itu. Mungkin semua tidak akan semudah kata-kata, tapi dengan semangat dan keyakinan, roda akan terus bergerak. Katakan pada hati, jangan biarkan roda itu berhenti, tidak satu detikpun! Katakan pada jiwa: berlarilah, tujuan semakin dekat!

Maka paruh kedua tahun ini, Agustus- Januari, akan begitu pula. Bingkai-bingkai telah ada. Tinggal kemampuan dan keinginan untuk melukisnya, menjadikan satu lukisan besar lagi di paruh kedua ini. lukisan indah, warna optimis. Cinta akan menemukan bentuknya disini. *tapa* @melsunrise