Kamis, 12 September 2013

#29

Entah kenapa, kini mengenang kisah-kisah itu bisa sambil tersenyum.
Rentang saat pertama kali bertemu, kusebut namaNya dan tertunduk dalam.
Dan cerita di naskah itu berlanjut sampai saat ini. Masih kusebut asmanya dengan tertunduk dalam, saat kurasa peran ini tak sanggup kulakonkan. Tapi dia menatap lalu mengangguk, memberi isyarat untuk tetap melanjutkan... Ia tau aku akan selesaikan semua cerita ini dengan baik. Sebaik materi-materi yang pernah Ia berikan padaku.

Kamis, 05 September 2013

#28

Kita berseloroh tentang naskah hidup. Aku tersentak diam-diam. Rencanaku, inginku, mimpiku adakah telah tertulis di dalamnya? Adakah aku yang telah lancang melajukan alur? Atau memang inilah sesungguhnya naskah hidupku. Sutradara memberikannya dan aku diperbolehlan melakukan sesuatu, tapi tetap akhir cerita dia yang kuasai. Sungguh, kita hanya tinggal menurutinya... itu saja. Lalu senyumku mengembang, diam-diam juga. Bukankah setiap alur kisah naik turun dan selalu ada kisah indah?