Kamis, 03 Oktober 2013

#30

Tenanglah tuan, tak ada murka itu. Sepercik cinta terlanjur luruh padamu. Ia mengalir ke samudra. Satu hari awan akan membawanya kembali padaku.
Tenanglah tuan, tak ada janji yang harus dilunasi. Tak ada dendam yang disemati, bahkan tak ada tanya dalam hati walau tak sepenuhnya mengerti.
Kenakan sayap itu, terbanglah pada cakrawamu.
Bagiku tanah inila surga kini. Tempat hujan mendendangkan rinainya pada satu musim. Dan aku akan menari di tengah gemuruh.
Entahlah jika kau masih diatas sana, meleburkan titik air ke bumi.