Kamis, 12 September 2013

#29

Entah kenapa, kini mengenang kisah-kisah itu bisa sambil tersenyum.
Rentang saat pertama kali bertemu, kusebut namaNya dan tertunduk dalam.
Dan cerita di naskah itu berlanjut sampai saat ini. Masih kusebut asmanya dengan tertunduk dalam, saat kurasa peran ini tak sanggup kulakonkan. Tapi dia menatap lalu mengangguk, memberi isyarat untuk tetap melanjutkan... Ia tau aku akan selesaikan semua cerita ini dengan baik. Sebaik materi-materi yang pernah Ia berikan padaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar